Rasulullah saw.
Bersabda “khirun nas yanfau’u linnas” terjemahan hadist tersebut adalah “sebaik-baik
manusia adalah orang yang berguna dan bermanfaat kehidupannya untuk bagi sesama
manusia (orang lain)”.
Penulis memaknai
hadis di atas bahwa “kalau anda ingin menjadi orang yang berguna dan bermanfaat
hidup di dunia maka anda harus berpikir apa yang anda bisa berikan kepada orang
lain hari ini untuk menutupi kesulitan hidupnya kerana ketika orang dalam keadaan susah, anda mengulurkan tangan anda untuk menolong mereka
maka tangan-tangan anda seolah-olah mewakili tangan-tangan Tuhan yang maha
pemberi, maha pemurah dan maha bijaksana”.